728x90 AdSpace

Latest News
Maya Sari's Blog. Diberdayakan oleh Blogger.
Blog ini merupakan proyek mahasiswa untuk memenuhi tugas Fisika Dasar dengan Dosen Pembimbing Bapak Apit Fathurohman, S.Pd, M.Si.
Senin, 24 November 2014

Pengukuran

Pengukuran adalah proses membandingkan nilai besaran yang diukur dengan besaran sejenis yang dipakai sebagai satuan. Hasil dari pada pengukuran merupakan besaran. Besaran adalah suatu yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka dan nilai yang memiliki satuan.

Dari pengertian ini dapat diartikan bahwa sesuatu itu dapat dikatakan sebagai besaran harus mempunyai 3 syarat yaitu
1. Dapat diukur atau dihitung
2. Dapat dinyatakan dengan angka-angka atau mempunyai nilai
3. Mempunyai satuan
Bila ada satu saja dari syarat tersebut diatas tidak dipenuhi maka sesuatu itu tidak dapat dikatakan sebagai besaran.

Besaran dikelompokkan menjadi dua berdasarkan cara memperolehnya, yaitu:
1. Besaran Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari pengukuran. Karena diperoleh dari pengukuran maka harus ada alat ukurnya. Sebagai contoh adalah massa. Massa merupakan besaran fisika karena massa dapat diukur dengan menggunakan neraca.
2. Besaran non Fisika yaitu besaran yang diperoleh dari penghitungan. Dalam hal ini tidak diperlukan alat ukur tetapi alat hitung sebagai misal kalkulator. Contoh besaran non fisika adalah Jumlah.

Besaran di dalam fisika dijadikan menjadi dua, yaitu :
1. Besaran Pokok, adalah besaran yang satuannya didefinisikan terlebih dahulu dan tidak dapat dijabarkan dari besaran lain. Besaran pokok (base Quantities) ada tujuh buah. Ketujuh besaran pokok tersebut dapat kamu lihat pada tabel berikut ini:
2. Besaran Turunan, adalah besaran yang satuan satuannya diturunkan dari satuan-satuan besaran pokok. Jumlah besaran turunan sangat banyak, semakin berkembangnya ilmu fisika, dimungkinkan akan muncul lagi besaran turunan yang baru. Contoh besaran turunan yang sekarang dikenal dapat kamu lihat pada tabel berikut ini:
Setelah kita mempelajari pengertian besaran dan satuan beserta definisi satuan internasional (SI) yang digunakan saat ini, maka muncul pertanyaan baru, dengan apa kita mengukur? Jawabannya adalah dengan alat-alat ukur. Tentu saja alat-alat ukur ini telah mengalami proses standardisasi yang mengacu pada standar satuan internasional (SI) yang digunakan saat ini seperti yang telah dipaparkan sebelumnya.

Alat ukur yang biasa digunakan untuk besaran panjang antara lain penggaris, meteran, jangka sorong, dan mikrometer. Masih adakah jenis lainnya? Masih, yang jelas prinsipnya semua mengacu pada 1 meter standar seperti yang telah dijelaskan dalam materi sebelumnya.

Alat Ukur Panjang 

Alat ukur yang biasa digunakan untuk besaran massa antara lain timbangan biasa, timbangan digital, neraca biasa, dan neraca Ohaus. Tentu saja semakin tingginya teknologi saat ini, alat ukur besaran massa juga semakin berkembang dan semakin kompleks. Dapatkah Anda menyebutkannya?

Neraca 

Terakhir adalah alat ukur yang biasa digunakan untuk besaran waktu antara lain stopwatch, arloji, jam dinding dan sejenisnya. Seperti halnya dua besaran sebelumnya, semakin majunya teknologi saat ini maka alat-alat pengukur besaran waktu pun semakin detil sesuai dengan kebutuhannya.

Waktu
  • Blogger Comments
  • Facebook Comments

0 komentar:

Posting Komentar

Item Reviewed: Pengukuran Rating: 5 Reviewed By: Unknown