
Momentum linear atau biasa disingkat momentum didefinisikan sebagai hasil kali massa dengan kecepatan.
p
= m v
Keterangan
:p = momentum
m
= massa (kilogram)
v
= kecepatan (meter/sekon)
Momentum merupakan besara vektor
sehingga selain mempunyai besar, momentum juga mempunyai arah. Arah momentum
sama dengan arah kecepatan benda atau arah gerakan benda. Momentum berbanding lurus dengan massa dan kecepatan. Semakin besar massa,
semakin besar momentum. Demikian juga semakin besar kecepatan, semakin besar
momentum.
Misalnya terdapat dua mobil, sebut saja mobil A dan mobil B. Jika massa mobil A lebih besar dari massa mobil B dan kedua mobil bergerak dengan kecepatan yang sama maka mobil A mempunyai momentum lebih besar daripada mobil B. Demikian juga jika mobil A dan mobil B mempunyai mempunyai massa sama dan mobil A bergerak lebih cepat daripada mobil B maka momentum mobil A lebih besar daripada momomentum mobil B. Apabila sebuah benda bermassa tidak bergerak atau diam maka momentum benda tersebut nol.
Misalnya terdapat dua mobil, sebut saja mobil A dan mobil B. Jika massa mobil A lebih besar dari massa mobil B dan kedua mobil bergerak dengan kecepatan yang sama maka mobil A mempunyai momentum lebih besar daripada mobil B. Demikian juga jika mobil A dan mobil B mempunyai mempunyai massa sama dan mobil A bergerak lebih cepat daripada mobil B maka momentum mobil A lebih besar daripada momomentum mobil B. Apabila sebuah benda bermassa tidak bergerak atau diam maka momentum benda tersebut nol.
Satuan internasional momentum
adalah kilogram meter / sekon, disingkat kg m/s.
Impuls
Impuls didefinisikan sebagai hasil
kali gaya atau resultan dengan gaya dengan selang waktu.
I = F x s
Persamaan Momentum dan Impuls
Teorema impuls – momentum diperoleh dengan cara menurunkan persamaan hukum II Newton.

0 komentar:
Posting Komentar